Workshop Media Digital Perkuat Kompetensi Guru dalam Persiapan TKA Bahasa Jerman

Surakarta (07.07.2026) - Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta (FBSB UNY) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (PkM DLK) bertajuk “Transformasi Media Digital dalam Pembelajaran: Pelatihan Persiapan TKA bagi Guru Bahasa Jerman di DIY dan Jawa Tengah.” Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu secara luring pada 22 Juni 2026 di MAN 1 Surakarta dan secara daring pada 7 Juli 2026.

Program PkM ini diketuai oleh Dr. Drs. Iman Santoso, M.Pd. dengan anggota Dra. Retna Endah Sri Mulyati, M.Pd., Dr. Drs. Sudarmaji, M.Pd., Dr. phil. Aditya Rikfanto, S.Pd., M.A., Annisa Nurrusiami, Tri Wahyono, Inayah Alfiandi Putri, Emilda Hanum, dan Meuthya Rifa Qothrunnada. Program diarahkan pada peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran dan persiapan TKA Bahasa Jerman.

Pada pertemuan luring, Dr. Drs. Sudarmaji, M.Pd. memberikan pengantar mengenai TKA tingkat SMA, sedangkan Dr. phil. Aditya Rikfanto, S.Pd., M.A. menyampaikan materi “Transformasi Digital dalam Persiapan TKA Tingkat SMA.” Sesi tersebut memberikan landasan bagi peserta untuk memahami keterkaitan antara tuntutan asesmen dan perkembangan teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran.

Pendalaman aspek digital dilaksanakan pada pertemuan daring tanggal 7 Juli 2026. Salah satu fokus utama kegiatan adalah pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial untuk membantu guru mengembangkan soal TKA. Peserta diperkenalkan pada beberapa platform digital dan memperoleh kesempatan untuk memahami karakteristik serta kemungkinan penggunaannya dalam penyusunan bahan evaluasi.

Dr. phil. Aditya Rikfanto, S.Pd., M.A. memberikan materi mengenai pemanfaatan Gemini, sedangkan Dr. Drs. Iman Santoso, M.Pd. membimbing peserta dalam penggunaan NotebookLM untuk mendukung proses pengembangan soal. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik bersama agar peserta dapat menerapkan secara langsung penggunaan teknologi digital dalam penyusunan soal.

Keterlibatan mahasiswa dalam tim turut mendukung pelaksanaan kegiatan, baik dalam aspek teknis maupun pendampingan peserta. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian yang mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata guru di lapangan.

Melalui kegiatan ini, tim PkM mendorong pemanfaatan teknologi digital secara kritis dan bertanggung jawab. Teknologi ditempatkan sebagai perangkat pendukung yang dapat membantu pekerjaan guru, sementara keputusan mengenai tujuan pembelajaran, kualitas materi, kesesuaian soal, dan penggunaannya dalam proses asesmen tetap berada pada pertimbangan profesional guru.

PkM ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan guru Bahasa Jerman di DIY dan Jawa Tengah dalam menghadapi transformasi digital serta mengembangkan strategi persiapan TKA yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. (D)